"Di dalam setiap diri manusia terdapat raksasa tertidur yang dapat membuat kita mewujudkan apapun yang kita inginkan. satu-satunya jalan untuk membangkitkannya adalah dengan menentukan impian/alasan kita"
Pernah gak kamu bingung mau ngapain??
bingung hidup ini mau dibawa kemana??
bingung........ mau ngapain lagi si?? kayakny semua dalam hidup qm ini udah kamu lakuin...udah punya...udah melakukan bermacam-macam kegiatan, cara dan pekerjaan. tapi, koq tetep masih kerasa hampa, kaya ad yang kurang, kaya kehilangan arah,, pokoknya bingung deh... kayaknya qm ngerasa apa yang kamu lakuin dalam hidup ini cuma rutinitas, malah bahkan bertahun-tahun rutinitas qm gitu-gituuuu aja....gitu-gituuuu aja..bertahun-tahun gak berubah dan hasilnya gitu-gituuuu aja..hehe
Wah gawat bin darurat nih... Ati-ati tu kalo qm udah mulai ngerasa kaya gitu!! apalagi kalo qm lagi ngerasa kaya begitu!! siap-siap aja jadi zombie..hiiy syerem!!!haha... tau gak itu kenapa?? itu tuh sindrom kehilangan impian atau istilah kerennya kehilangan tujuan hidup.hehe
kalo qm udah ngerasa kayak gitu, nah coba deh qm mulai kaji lagi terus inget-inget apa si impian yang pengen wujudin dalam hidup ini?? terus kalo udah, coba lihat! apa aja langkah yang udah qm lakuin tuk wujudin itu??
Udah belum qt wjudkan keinginan orang tua qt?Hantar meraka ibadah (Naik Haji, dll)??memberikan yang terbaik buat keluarga orang tua, anak-istri dalam hal waktu, materi, kasih sayang, dll?nah masi banyak lagi dech,,, coba qm pikirkan sendiri deh...hehe
Nah, kalo masih banyak impian yang belum qm wujudkan, coba deh pikirkan cara gimana untuk wujudkan impian tersebut...tapi jangan cuma pikirkan aja!!! LAKUKAN!!! inget LAKUKAN!!
Nah, apa si bedanya mimpi dan impian??udah tau belum??hehe...
Nih sekarang di kasi tau.... kalo mimpi itu qm cuma berangan pengen ini, pengen itu, tanpa ada realisasi dan usaha untuk mewujudkannya....dan biasanya mimpi itu tidak memiliki kriteria seperti impian.
Kalo impian si lebih dekat kepada definisi sesuatu benar-benar kita inginkan dan menjadi alasan kita untuk memperjuangkan mewujudkannya, dan yang paling penting impian itu sifatnya gak bisa di tawar, jadi apapun yang terjadi kita harus berjuang untuk mewujudkannya. disinilah peranan komitmen terhadap impian kita.
nah kebayang gak? bahwa impian dan mimpi adalah 2 hal yang berbeda jauh sekali. tapi hati-hati juga dalam menentukan impian. karena impian memiliki beberapa kriteria yang biasa disebut SMART :
Nah begitulah kriteria impian, mulai sekarang tentukanlah impian anda karena impian/alasan seseorang sangat mempengaruhi kesuksesannya. Besarnya seseorang di tentukan oleh besar impian/alasannya!! jadi tentukan sekarang dan kita wujudkan bersama-sama.
Selengkapnya...
Jumat, 07 Agustus 2009
Pentingnya Impian
Diposting oleh
pemudakaya
di
07.28
0
komentar
Label: The Power of Dream
Wah kacau nih... PHK dimana-mana!! katanya sih dampak krisis global.... nih ada gambarnya di bawah..
Wah ini baru satu dari beberapa artikel yang gw tampilkan....kalo kita lihat dikoran, berita tv, dll masih banyak lagi berita-berita yang memuat tentang ancaman PHK ribuan karyawan... entah, kenapa ini menjadi tragedi yang cukup marak sekarang ini... gw sebenernya kurang paham mengenai detail dari krisis global dan dampaknya jadi gak akan gw bahas disini...tar gw belajar dulu yah...hehe..Yang jelas buat gw ini adalah masalah yang penting dan serius bagi bangsa indonesia...yang harus kita pikirkan solusinya bersama-sama,,
Nah kalo PHK ini terus berlanjut, maka kondisi ekonomi dan finansial bangsa kita akan semakin terpuruk, sehingga dapat berujung pada kerusakan moral. karena banyaknya masyarakat yang kehilangan sumber pendapatan sehingga, dapat menyebabkan meningkatnya tingkat kejahatan dan kriminalitas jika tidak di imbangi oleh pribadi yang berpikir dan berjiwa besar dan moral yang kuat. selain hal-hal tersebut masih banyak lagi dampak negatif yang mungkin timbul dikarenakan kasus PHK ini.
Nah kalo udah begini repot khan?? bagaimana Indonesia mau maju??
Kalo kita mau negara kita maju maka tidak bisa kita hanya menuntut negara kita untuk maju sementara masyarakatnya statis, terpuruk, bobrok, dll. Suatu negara bisa maju jika masyarakatnya juga maju, baik itu secara finansial, kepribadian, pola pikir, dll....
Menurut salah satu pakar manajemen dunia Peter F. Drucker "Sekarang bukanlah saatnya seseorang menggantungkan nasib dan masa depannya pada negara, tetapi nasib dan masa depan seseorang tergantung pada dirinya sendiri"
Maka itu, dengan maraknya kasus PHK ini para karyawan yang smart cenderung beralih ke entrepreneur.... tapi ternyata tidak semudah membalik tangan, bukan berarti dengan beralih ke entrepreneur masalah selesai masih banyak tantangan, resiko dan masalah lain yang menunggu di depan... nah disinilah peranan pentingnya MELEK FINANSIAL dimana kita harus mempelajari arus perputaran kas (pendapatan). tapi jangan takut, semua ini bisa dipelajari seperti halnya dulu kita belajar membaca ketika masih kecil, khan tidak langsung bisa. Sama halnya sekarang, bagi anak kecil membaca adalah hal baru dan suatu perubahan bagi anak tersebut. Demikian pula dengan kita belajar mengenai MELEK FINANSIAL adalah hal baru, tetapi bisa dipelajari. dunia ini sudah mlai berubah dan menuntut perubahan pada setiap pribadi masing-masing orang. pilihannya hanya 2.
1. apakah kita mau ikut berubah dan maju?? atau
2. tetap statis, tidak mau berubah dan akhirnya punah seperti dinosaurus??hehe
Anda pilih yang mana??hehe
Nah buat temen2 yang mau belajar tentang MELEK FINANSIAL ikuti aja tulisan-tulisan di BLOG ini..karena kita akan pelajari bersama-sama..
Buat temen-temen yang kuliah dan masih fokus cari kerja,
Buat temen-temen yang masih kerja dan belum di PHK,
Buat temen-temen yang udah kerja tapi masih cari-cari kerjaan yang lebih,
mending cepet-cepet belajar tentang PENDIDIKAN FINANSIAL deh,,, dan beralih ke ENTREPRENEUR karena Berhenti Bekerja itu PASTI tapi PENSIUN MUDA DAN KAYA adalah PILIHAN.....
Selengkapnya...
Diposting oleh
pemudakaya
di
02.12
0
komentar
Label: Melek Finansial
Ekonomi Berbasis Pengetahuan = Sahabat Alam
Karena alam sudah mulai tidak bersahabat lagi, maka kaya dengan bersandarkan pada sumber daya alam, bukan zamannya lagi. Sekarang ini, eranya ekonomi berbasis pengetahuan
Ingatkah kita kepada sang legenda Paul Getty si raja minyak yang dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia oleh majalah fortune tahun 1957 dalam usianya yang ke 65 tahun. Ketika dia meninggal dunia dalam usianya yang ke-83 tahun di rumah mewahnya, di Sutton Place, dekat Guildford, Inggris, 6 Juni 1976, dia meninggalkan warisan lebih dari 4 milliar dolar atau sekitar Rp 4 triliun.
Ternyata, kedigjayaan Paul (Foto disamping) sebagai orang terkaya di dunia tidak bertahan lama. Bahkan pundi-pundi kekayaan dan asetnya cenderung menurun, namanya hanya dikenang sebagai juragan minyak yang eksplorasinya tidak hanya di Amerika Serikat, juga merambah ke pusatnya di Timur Tengah. Itupun berlaku bagi juragan minyak lainnya, seperti John Davison Rockefeller dan mereka yang lain, yang menjadi Multijutawan berkat penguasaan sumber daya alam.
Alasannya, seperti yang dikatakan pakar manajemen kondang dunia Peter Drucker, karena sumber daya alam terbatas, tidak dapat menjadi andalan karena terus terdepresiasi, bahkan memunculkan kerusakan lingkungan yang ujung-ujungnya merugikan umat manusia. Beberapa dampak yang dapat kita lihat saat ini, cuaca yang berubah, bencana alam datang silih berganti, kebakaran dan penggundulan hutan, membuat dunia prihtin terhadap pemanasan global dewasa ini.
Saking mengkhawatirkannya, bahkan digambarkan dengan sebutan GLOBAL WARNING oleh Albert Arnold "Al" Gore (Mantan Wapres AS era Bill Clinton) dan Panel Antar Pemerintahan PBB masalah peubahan iklim (IPCC)
, dinobatkan sebagai peraih Nobel Perdamaian 2007. Keduanya, menurut komite nobel di Oslo, Norwegia, berjasa dalam mendorong dunia untuk mencegah gawatnya pemanasan global. Padahal, selama ini Nobel Perdamaian selalu dikaitkan dengan perang, pelucutan senjata, pengurangan ataupun penghapusan pasukan.
Gore memaparkan dampak buruk pemanasan global itu dalam film dokumenter yang berjudul An Inconvenient Truth (2006). Film yang dibintanginya itu meraih Academy Award 2007 sebagai film dokumentasi terbaik, Dia menilai film itu merupakan bagian dari "kuliah keliling" mengenai ancaman pemanasan global.
Martin Taylor dari Royal Society (Akademi Sains Inggris) ataupun Jefrey Sach dari Earth Institute Columbia University. New York, Amerika Serikat, sepakat bahwa perubahan iklim maupun pemanasan global rentan sebagai pemicu pertikaian antar suku, bangsa dan negara. Kekeringan, gagal panen, masalh kesehatan, maupun banjir menimbulkan pengungsian, migrasi dan benturan antar bangsa.
Mengingat dampak pemanasan global saat ini, maka kekayaan dan kemakmuran seharusnya dicapai bukan lagi dengan cara bertikai mencari lahan basah dan mengeksplorasi alam semaunya, melainkan identik dengan diri pribadi sebagai individu, yang dalam bahasa menejemen Peter Drucker, menjadikan diri kita berpengetahuan dan sebagai pekerja terdidik. Seperti yang telah di buktikan oleh Bill Gates, Larry Elison, Paul Allen, dsb, kekayaan mereka tak pernah melorot ataupun pudar seperti halnya jutawan-jutawan yang bersandar pada kekayaan alam seperti Minyak, Emas, Batubara dan sebagainya. Janganlah berangan jadi jutawan lantaran punya Tambang emas, minyak batubara, dll. Tapi raihlah pengetahuan, yang bisa mendongkrak kita menjadi jutawan sejati.
Diposting oleh
pemudakaya
di
01.56
0
komentar
Label: Sahabat Alam
Jadilah Sahabat Bumi
"Jadilah Sahabat Bumi", judul berikut adalah tema penulisan yang di usung dalam
Kompetisi Desain dan Penulisan Web/Blog Website KOMPAS Muda-IM3.
Selain sebagai tema dalam kompetisi, ini merupakan suatu gerakan positif yang di harapkan dapat memupuk kesadaran kita terhadap pentingnya keseimbangan alam dan ekosistem di dalamnya... sehingga menghasilkan sikap dan tindakan yang mencerminkan persahabatan terhadap lingkungan yang dimulai dari kita sendiri. Seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman, dll.
Bergesernya kepentingan eksplorasi menjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam dan lingkungan secara besar-besaran dirasa sudah jauh meninggalkan prinsip-prinsip keselamatan lingungan. Hal ini tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan bio-fisik saja, namun juga turut memberikan tekanan yang cukup besar terhadap kesejahteraan masyarakat yang terlanjur menggantungkan kehidupannya pada pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan(dikutip dari WEB Walhi).
Kutipan diatas merujuk bahwa kegiatan eksplorasi alam bertajuk pembangunan yang berjalan sekarang telah bergeser kepada kegiatan eksploitasi yang merusak alam dan lingkungan. Kegiatan Ekonomi (BISNIS) yang berbasis pada eksplorasi sumberdaya alam tidak lagi sekedar kegiatan bisnis melainkan perusakan alam. Alam memang diciptakan untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh manusia, manusia boleh memanfaatkan sumberdaya alam yang tersedia sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup umat manusia. akan tetapi manusia juga tidak boleh lupa, jangan hanya memanfaatkan tatapi juga harus turut menjaga keseimbangannya sehingga dapat bermanfaat untuk jangka panjang. Mungkin sekarang kita bisa menikmati hasil sepuasnya dari apa yang kita lakukan terhadap alam. tetapi apa yanng akan terjadi kepada keturunan kita nantinya??? kerusakan alam dan ekosistem alam dapat pula menyebabkan kepunahan
umat manusia di masa yang akan datang seperti dalam peringatan GLOBAL WARNING
Wah, kayaknya makin serius ni permasalahan kita.. coba kita lihat beberapa dampak disekitar kita akibat perusakan lingkungan..Pemanasan global yang mencairkan ES di kutub sehingga meneggelamkan beberapa pulau-pulau kecil, banjir dimana-mana, suhu yang tidak stabil dan masih banyak lagi... sampai kapan ini mau dibiarkan terus?? tapi yang jelas, ada masalah pasti ada solusinya.... tinggal kita mau tidak untuk menyelesaikannya?? langkah awal yang dapat kita lakukan untuk menghindari semakin rusaknya lingkungan dapat dimulai dari diri sendiri, salah satunya adalah disiplin dalam membuang sampah...
Selengkapnya...
Diposting oleh
pemudakaya
di
01.25
0
komentar
Label: Sahabat Alam
